Fun Week at Manulife Singapore

Last week I had a chance to visit our office at Singapore. It was a great experience to see how Manulife in other countries operate and doing the business. Beside that, the project that I was working on is also very excited! We did an end user testing on one of our HR portal and system that will be used by employees globally to enhance and manage their career.

Being the observer of the test was such a priceless experience for me. I love to see how people’s reaction and asking questions – also sometimes they give the ideas and solutions to improve the system!

I also had a chance to meet my very 1st line manager, Audrey Ledbetter and the lovely ‘Schneider Electric Learning Services Team’, Maria Grace and Wei Kian. It was great to see them again since our last face to face was 2 years ago in Thailand.

Oh ya, I didn’t forget to capture some moments and visit some of places there! Here they are:

This slideshow requires JavaScript.

Thanks Manulife!

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

Baca Juga Jadi Bintang Iklan Kantor!

Baca Juga Jika Kamu Memenangi Oscar, Apa Isi Pidatomu?

Baca Juga DNA Journey: Masihkah Kita Berperilaku Rasis Setelah Mengetahui Siapa Diri Kita Sebenarnya?

 

Jogja Trip 24-26 Sept 2015

Hari ‘terjepit’ saat Idul Adha kemarin Saya maksimalkan untuk mengambil cuti dan berwisata ke daerah Jogja. Pada awalnya Saya berencana untuk menginjak ke pulau Kalimantan, daerah Pontianak. Tetapi karena adanya kabut yang cukup mengganggu penerbangan, alhasil Jogja menjadi alternatifnya.

Mendapatkan rekomendasi tempat tujuan dari HIPWEE, Saya berencana untuk mengunjungi tempat yang (semoga) tidak terlalu mainstream, di antaranya Curug Indah Tegalrejo, Bukit Bintang, Goa Jomblang, Kebun Buah Mangunan, dan beberapa pantai di selatan. Tetapi di Hari H opsi pantai dihilangkan diganti dengan ziarah ke Gereja Hati Kudus Yesus, Ganjuran dan Goa Maria Sendangsono. Yaa, semoga suatu saat nanti ada kesempatan lagi untuk mengunjungi pantai-pantai tersebut.

Ini adalah oleh-olehnya 🙂

  1. Curug Indah Tegalrejo
    Untuk mencapai tempat ini diperlukan kurang lebih 1 jam dari Bandara Adi Sucipto. Perjalanan sudah banyak yang beraspal tetapi menjelang tiba di lokasi, jalanan agak bebatuan akan menjadi teman bagi ban mobil anda. Mobil bertype seperti Avanza sudah cukup untuk melewati jalan tersebut. Oh ya, waktu ideal mengunjungi Curug ini sebenarnya adalah pada saat peralihan antara musim hujan dan kemarau.

    This slideshow requires JavaScript.

  2. Candi Prambanan
    Agak mainstream, karena sekalian lewat saya juga berkunjung ke salah satu candi yang cukup terkenal ini

    This slideshow requires JavaScript.

  3. Bukit Bintang
    Karena bermalam di daerah Gunung Kidul, maka kurang afdol jika tidak mengunjungi tempat ini. Pemandangan malam dari atas ini sangat memanjakan mata.

    This slideshow requires JavaScript.

  4. Goa Jomblang
    Ini adalah salah satu tempat yang recommended! Masuk ke dalam goa vertical ini cukup bikin deg-deg ser awalnya. Tetapi akan menjadi menikmatinya begitu melihat pemandangan yang ditawarkan. Menggunakan tali, kita akan turun ke dasar goa sedalam 60-70 M ini. Tenang saja, peralatan safety di tempat ini pantas diacungi jempol. Setelah turun ke goa jomblang, kita akan diminta tracking kurang lebih 200-300 M ke dalam goa yang cukup gelap dan akan menemukan ‘cahaya dari surga’! Pemandangannnya keren dan indah. Ada baiknya membawa kamera yang bagus agar dapat mengambil foto dengan kualitas yang baik, mengingat cahaya dalam goa terbilang minim.
    Untuk mengunjungi tempat ini, ada baiknya untuk membooking terlebih dahulu. Hati-hati karena banyak orang tertipu karena mendaftar pada orang yang salah. Jika ingin mengetahui lebih detail, silahkan kontak saya ya 🙂

    This slideshow requires JavaScript.

  5. Kebun Buah Mangunan
    Terletak di daerah Imogiri, pemandangan dari sini sangatlah indah. Mendapat masukan dari seorang teman, waktu mengunjungi tempat ini adalah pada pagi hari, mulai dari jam 5-7.

    This slideshow requires JavaScript.

  6. Gereja Ganjuran dan Goa Maria Sendangsono
    Hari terakhir trip ini ditutup dengan kegiatan rohani dengan mengunjungi Gereja Ganjuran dan Goa Maria Sendangsono. Hanya butuh waktu 30 menit dari Kebun Buah Mangunan ke Gereja Ganjuran, dan butuh waktu 1 jam dari Gereja Ganjuran menuju Goa Maria Sendangsono.

    This slideshow requires JavaScript.

Ya, itulah trip singkat campuran ala flashpacker dan bagpacker saya ke daerah Jogja! Oh ya, untuk penginapan saya menggunakan booking.com dan mendapatkan tempat yang sangat baik yaitu ini dan ini, dengan harga 75,000 dan 80,000/malam termasuk breakfast. Aman dan nyaman! 🙂

Semoga bermanfaat.

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

Baca Juga “2 Hari di Tanah Sumut” HERE

Baca Juga “Oleh-oleh dari Eropa” HERE

2 Hari di Tanah Sumut

Senin dan Selasa, 25-26 Agustus kemarin Saya berkesempatan untuk menginjakkan kaki di Sumatera Utara. Agenda utamanya adalah pada hari Senin yaitu untuk menghadiri prosesi seremonial wisudanya adik Saya yang baru saja lulus dari Universitas Sumatera Utara. Berikut foto kami di acara tersebut.

This slideshow requires JavaScript.

Sementara itu hari esoknya, Kami sedikit jalan-jalan ke Toba. Selain sudah cukup lama tidak melihat danau toba, Kami juga ingin mampir dan melihat Tugu Turnip yang berada di daerah Simanindo. Butuh waktu kurang lebih 4 jam dari Medan untuk mencapai toba. Setelah sampai di sana, kami menuju ke Ajibata untuk menaiki kapal ferry dan menyebrang ke Tomok. Desa tomok merupakan salah satu desa yang terletak di daerah Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam untuk melakukan penyebrangan.

This slideshow requires JavaScript.

Selanjutnya kami langsung menuju ke Tugu Turnip. Ini adalah pertama kalinya Saya melihat tugu tersebut. Well, kelihatan besar dan gagah, terlebih tugu tersebut berada persis di pinggir jalan. Kenapa melihat Tugu Turnip? Yes, karena Ibu saya adalah seorang boru turnip 😀

Merasa tanggung sudah ke sana, Kami pun mampir untuk melihat makam Raja Sidabutar dan juga patung sigale-gale. Sebelum memasuki makam Raja Sidabutar ini, Kita diwajibkan untuk memakai ulos (kain adat batak). Tak usah khawatir kalau tidak membawa, karena Kita bisa sewa di sana. Begitu anda masuk, terlihat beberapa makam yang berbentuk peti bahkan ada yang berbentuk kepala manusia. Ada batu yang berukir kepala manusia dengan rambut yang panjang. Setelah mendengar penjelasan dari seorang Bapak di sana, Saya baru tau kalau rambut panjang tersebut merupakan kekuatan raja dan tidak boleh dipotong, layaknya cerita legendaris, samson. Untuk lebih jelasnya, silahkan main-main ke youtube di bawah ini 🙂

This slideshow requires JavaScript.

Bagaimana dengan patung sigale-gale? Berdasarkan cerita yang Saya dapat, patung tersebut dibuat untuk mengobat sakit rindu yang dialami seorang Raja kepada anaknya, Manggale. Anak tersebut tewas di medan perang. Untuk mengobati sakitnya, seorang tabib meminta agar dibuatkan sebuah patung yang menyerupai anak tersebut. Lalu sang tabib memanggil roh sang anak dan mengisinya pada patung tersebut. Untuk lebih jelasnya, silahkan main-main ke youtube di bawah ini 🙂

This slideshow requires JavaScript.

Setelah mengunjungi tempat-tempat tersebut, kami kembali ke Tomok untuk menaiki kapal ferry dan kembali ke Ajibata, Parapat. Kami pun pulang ke Lubuk Pakam agar lebih dekat ke Bandara Kuala Namu mengingat pesawat saya hari Rabu akan lepas landas jam 5 pagi.

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

Baca Juga “Business Model Canvas” HERE

Baca Juga “Dream Theater – The Spirit Carries On” HERE

Baca Juga “Melihat Firdaus 1” HERE

Speaker at ASEAN Youth Energy Institute 2015

I was invited to be a speaker to conduct a session called “Leadership in Social Community” in ASEAN Youth Energy Institute 2015. My session was divided into 2 parts. The first one is outdoor session in order to maximize their potential leadership using experiential learning method and the second one is indoor class for many discussions and sharing each other. My class session was amazing, full of happiness, and so colorful. 🙂

In the same time I met Ibu Tri Mumpuni, an inspiring social entrepreneur, as one of the speaker also. I will write her great session later in my blog.

This slideshow requires JavaScript.

That was a great time for being one of the part of this great event. Hopefully, they can bring all of the materials that they got to their social community. By the way, thank you for the committee for the invitation! 🙂

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

Baca Juga “Belajar Hipnosis dan Hypnotherapy”  HERE

Baca Juga “You’ve Got a Friend” HERE

Baca Juga “3gp dalam Organisasi” HERE

Kilas Balik 2014

Ketika facebook menyediakan sebuah aplikasi yang memuat foto-foto kita selama 2014, Saya jadi iseng untuk merangkum kilas balik secara personal juga. Mungkin ini tidak semua, but at least I have something to remember…

1. Bermain peran di Visualisasi Jalan Salib – April 2014

This slideshow requires JavaScript.

2. Europe Trip – Portugal, France, Switzerland, Italy, July 2014

This slideshow requires JavaScript.

3. United Nation Alliance of Civilization – Bali, August 2014

This slideshow requires JavaScript.

4. The 1st Schneider Electric Campus Ambassador (SECA)

This slideshow requires JavaScript.

*berita lengkap mengenai SECA -> HERE

5. Met Amazing Leaders

This slideshow requires JavaScript.

6. Narasumber @KampusUpdate -> HERE

7. Stage Hypnosis

This slideshow requires JavaScript.

Looking forward to … the great 2015!

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral