Memetik Inspirasi dari Rudy Habibie

 

rudy habibieSebagai seorang yang keturunan, lahir, dan menghabiskan masa kecil di Timor Leste, nama Habibie memiliki memori tersendiri. Salah satu yang teringat pastilah momen referendum di mana Timor Leste “lepas” dari Indonesia dan pada akhirnya memerdekakan diri di tahun 2002. Tidak terbayangkan betapa hebat serangan dan tuntutan yang ada pada pundak Habibie saat itu. Saya sendiri memilih menjadi WNI dan menetap di Indonesia. Ups, kenapa jadi omongin politik ya?😀

Melanjutkan Habibie & Ainun part 1, saya tidak mau ketinggalan untuk menonton Habibie & Ainun part 2 yang diberi judul Rudy Habibie. Agak berbeda dengan part 1, part 2 ini menonjolkan 3 bagian utama, yaitu kisah perjalanan pendidikan seorang Habibie di Jerman, kisah percintaan dengan seorang wanita keturunan polandia, dan beberapa scene flashback masa kecil Habibie.

Seperti biasa, sembari menonton saya melihat hal-hal positif yang inspiratif dari Habibie yang diperankan dengan baik oleh Reza Rahadian. Ini dia..

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    Hanung Bramantyo menggambarkan sosok Habibie yang sangat dekat dengan Allah. Setiap kali dihadapkan pada pilihan ataupun masalah yang sulit, Habibie kembali meminta petunjuk kepada sang Khalik. Saya tidak sempat menghitung berapa kali adegan Sholat muncul dalam film, tetapi sangat jelas dengan mendekatkan diri pada Allah, Habibie mendapat pencerahan untuk masalahnya.
    Bukan hanya itu. Diskusinya dengan Romo Mangun di dalam Gereja memiliki arti tersendiri. Habibie adalah seorang yang menghargai perbedaan, bahkan ia pun mengucapkan terima kasih atas saran dari Romo yang terkenal juga sebagai seorang arsitek.
  2. Nasionalisme
    Tergambar jelas bagaimana sosok Habibie yang masih muda dan mempunyai idealisme yang tinggi dalam film tersebut. Banyak godaan yang menghampiri Habibie, tapi Ia tetap teguh pada pendiriannya. Sumpah yang ia tulis ketika sakit menjamin bukti tertulis.
  3. Fakta – Masalah – Solusi
    Well, ini yang tergiang-ngiang terus di dalam kepala. Teori problem solving kilat ala Habibie ini bisa digunakan kapan saja😀
  4.  Doyan Belajar
    Nah untuk yang ini saya harus belajar banyak dari Habibie. Rasa haus akan ilmu seolah-olah menghampirinya setiap hari. “Kegilaannya” akan belajar menjadi contoh positif.
  5. Mata Air
    Menjelang ending film, mata air menjadi kata yang sering diucap. Ada 2 yang paling mengena. Yang pertama adalah ucapan dari Ayah Habibie, “Jika kita bersih, maka sekeliling kita juga akan bersih. Tetapi jika kita kotor, di sekitar kita akan mati”. Yang satu lagi, yang diucapkan Rm Mangun, “Mata air itu terbentuk di tanah yang bergelombang”. So pertanyaannya, kita mau jadi mata air yang seperti apa?🙂
  6. Diremehkan
    Menggunakan paspor berwarna hijau, pada awalnya Habibie diremehkan oleh segelintir mahasiswa berpaspor biru. Ide-ide yang dilempar Habibie di PPI pun sering mentok oleh oknum-oknum tersebut. Bagaimana cara Presiden RI ke-3 ini “membalas” cibiran tersebut? Yuk, nonton filmnya *biar gak spoiler*😀

Ada begitu banyak hal positif yang dapat ditemui dari film Rudy Habibie. Selamat menonton dan memetik inspirasinya!🙂

Kita adalah keturunan bangsa pejuang, yang tidak mengenal lelah dan kalah!”
(BJ Habibie)

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

Baca Juga Menghakimi Orang Lain (2)

Baca Juga Inspirasi dari Seorang Muhammad Ali

Baca Juga Kekuatan Mimpi ala Judy Hoops “Zootopia” 

Sumber foto: here

One thought on “Memetik Inspirasi dari Rudy Habibie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s