Planet (kerdil) Pluto dan Perkembangan Ilmu Teknologi

Kalau ditanya berapa jumlah planet sekarang, berapa jawabanmu?

Meme buatan 9 gag membuat Saya mencari-cari tahu mengenai Planet Pluto.

pluto 9gag

9gag

Sejak 25 Agustus 2006 yang lalu, di Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, Pluto, yang semasa kecil Saya kenal sebagai salah satu planet di tata surya, sudah tidak dimasukkan dalam golongan planet. ‘Tingkatnya diturunkan’ ke level planet kerdil (dwarf planet) bersama dengan Xena, Ceres, dan planet-planet kecil lainnya. Alasan utama mengapa planet Pluto dikeluarkan dari jajaran planet layaknya bumi karena jalur orbitnya yang memotong jalu orbit planet lain.

Dalam event tersebut dinyatakan, sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat, yakni mengorbit Matahari, berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat, dan memiliki jalur orbit yang jelas dan “bersih” (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut).

Definisi tersebut adalah definisi universal pertama tentang planet sejak istilah planet dikenal di kalangan astronom, bahkan sebelum era Nicolaus Copernicus yang tahun 1543 membuktikan Bumi adalah salah satu planet yang berputar mengelilingi Matahari.

Dengan definisi baru tersebut, Pluto tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ketiga. Orbit Pluto memotong orbit planet Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Pluto kadang berada lebih dekat dengan Matahari dibandingkan Neptunus.

Bisa dibayangkan betapa ribetnya kita dengan perubahan semacam ini? Buku-buku pelajaran, poster, video anak-anak, tentu perlu beradaptasi atas perubahan tersebut. Saya saja masih kagok jika ditanya anak kecil yang bertanya berapa jumlah planet yang ada sekarang. Bagi kami generasi 90an tentu masih sangat kental dalam pikiran bahwa ada 9 planet dan Pluto merupakan planet paling bungsu (selain paling bontot, pluto juga merupakan planet yang paling terakhir ditemukan daripada 8 planet lain).

plutomeme

Hal yang paling baru adalah tibanya Pesawat Ruang Angkasa New Horizons nya NASA di planet pluto. Wahana yang diterbangkan dari tahun 2006 ini kini sudah sangat dekat dengan pluto. Butuh waktu lebih dari 9 tahun dan lebih dari 4 miliar kilometer untuk New Horizons tiba di planet yang ditemukan tahun 1930 ini.  Tentu menarik ditunggu apa hasil dari proyek New Horizons ini. Seperti dikatakan di KOMPAS, penelitian tentang Pluto dan lingkungannya sendiri sangat penting. Hingga kini, Sabuk Kuiper tempat Pluto bernaung adalah wilayah Tata Surya yang bisa dibilang masih perawan, belum dijelajahi.

So, apa lagi yang akan berubah?

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

*Sumber: HERE, HERE, HERE, HERE

Baca Juga “Be Thankful” HERE

Baca Juga “Sifat Iblis yang Patut Ditiru” HERE

Baca Juga “Iklan Inspiratif Nutrilon Royal” HERE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s