Ide nyeleneh untuk Pak Jokowi dan Pak JK

Mengembangkan SDM sejak dini

Mengembangkan SDM sejak dini

Tahun 2014 ini masyarakat Indonesia disuguhi ‘tontonan’ menarik mengenai Pemilihan Umum mulai dari legislatif hingga Presiden dan Wakil Presiden. Lalu, sebagai masyarakat awam yang tidak terlalu mengerti politik dan pemerintahan, terbesit pemikiran siapakah calon-calon pengisi kursi cabinet di pemerintahan mendatang? Tapi, sebelum jauh ke sana, terlintas suatu pemikiran aneh, apakah kementerian yang ada sekarang sudah cukup untuk mengawal Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi terutama menghadapi persaingan global yang ada di depan mata?

Satu usul yang terlintas di pikiran saya adalah, perlu ada suatu kementerian yang baru, yaitu Kementerian Sumber Daya Manusia (SDM). Seperti yang kita ketahui dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah seharusnya Indonesia dapat menjelma menjadi suatu Negara yang kaya dan makmur. Sayangnya apa yang terjadi? Kemampuan SDM kita untuk mengelola SDA yang melimpah tersebut lah yang harus ditingkatkan agar SDA tersebut dapat dikelola dengan baik.

Apa keuntungan jika muncul Kementerian SDM tersebut?

  1. Kementerian tersebut dapat bekerja sama dengan 3 kementerian lain, yaitu Kemendibud, Kemenristek, dan Kemenpora sehingga ada satu koordinasi khusus mengenai sumber daya manusia yang dimiliki oleh Negara kita. Konsep talent pool dapat diterapkan di sini. Para talent people yang dimiliki oleh bangsa ini dapat termonitor dengan detail, bahkan mereka dapat diberi pendidikan serta pengalaman berkarya yang lebih. Kemendikbud dapat memberikan beasiswa bagi mereka yang berprestasi dan dianggap talent, dibina dan diberi exposure serta mentoring, sehingga Ia dapat menjadi ‘penerus’ bangsa. Kemenristek dapat mendukung talent yang mempunyai inovasi, serta Kemenpora dapat menjaring lebih banyak pemuda serta atlet yang berprestasi utnuk dilatih hingga ke tingkat dunia.
  2. Kementerian SDM dapat berfungsi sebagai career path seorang PNS atau yang memang bekerja di pemerintahan. Kementerian SDM dapat memonitor talent dan memberinya pengalaman-pengalaman yang berhubungan dengan minat dan passion sang talent. Tentu akan menjadi lebih mudah jika Kementerian-Kementerian sedang membuka lowongan. Akan lebih mudah lagi jika pemerintah mempunyai Kementerian yang telah siap mengatur succession plan secara terstruktur. Kementerian SDM dapat membentuk solusi untuk hal tersebut.
  3. Talent-talent SDM yang dimiliki Bangsa ini pun dapat di maintenance dengan baik bahkan dari sejak bangku sekolah. Yang perlu menjadi titik fokus adalah bagaimana melatih, mengembangkan, serta memberinya exposure dan experience agar kompetensinya semakin meningkat. Sehingga tak ada lagi istilah talent yang tak dianggap lagi di Negara sendiri.

So, Pak tambah 1 Kementerian lagi yaa..😀

Salam Damai,
Ewaldo Reis Amaral

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s