Bertemu Pak Handry Satriago

Kamis, 10 April 2014 saya memiliki kesempatan luar biasa untuk bertemu Bapak Handry Satriago. Beliau adalah CEO General Electric Indonesia, sebuah perusahaan warisan Thomas Alfa Edison. Bertempat di Universitas Trisakti, beliau menjadi speaker sebuah seminar yang membahas persiapan SDM Indonesia menuju 2015.

Walaupun baru bertemu sekali, saya merasa telah bertemu beliau berkali-kali karena saya cukup rajin membaca kultweet dari twitter dan websitenya. Dari pemikiran beliau banyak hal yang menurut saya dari menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya saya.

2014-04-10 13.33.16Dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki, Pak Handry berhasil menyelesaikan kuliah S3 nya di Universitas Indonesia serta menjadi CEO General Electric Indonesia di usia 41 tahun. Hal yang menarik perhatian saya adalah disertasi beliau yang unik, yaitu mengenai followership. Disertasinya berjudul “Examining The Impact of Followers’ Influence on Leaders’ Performance: A Reverse Pygmalion Study”. Seperti dikutip dari bukunya #sharing, dalam disertasi tersebut Ia membuktikan pentingnya pengaruh follower terhadap kinerja seorang leader, dan betapa follower dan leader sesungguhnya saling mempengaruhi dalam membentuk sebuah organisasi yang efektif.

Hal menarik yang dimiliki Pak Handry adalah kesediaannya dalam berbagi ilmu, pengalaman, dan pengetahuannya kepada orang lain, terlebih orang muda Indonesia. Bahkan dalam bio di twitternya, Ia cantumkan passionate to see Indonesia talents becoming global leader. Hal tersebut ia buktikan. Di sela-sela kesibukannya menjadi seorang CEO, Ia rajin sharing di twitter dan websitenya, hingga menjadi pembicara-pembicara di seminar pelajar, mahasiswa, ataupun komunitas-komunitas. Beliau terbilang cukup gaul. Ketika kemarin bertemu, Ia dapat dengan santai mengucapkan kata ‘gue-elo’, beberapa foto selfie nya pun menghiasi twitter miliknya.

Baginya tugas seorang pemimpin adalah menciptakan pemimpin yang baru, the job of a leader is to create another leaders. So, tak heran jika beliau bisa sampai blusukan untuk menemukan anak-anak muda yang bertalenta. Seorang teman yang berdomisili di sebuah kota di Jawa Tengah menunjukkan kepada saya bahwa ia dan komunitas start upnya dimessage via facebook oleh Pak Handry untuk diajak bertemu dan berbincang. Saya pun jadi tak heran jika melihat TL twitternya penuh mention dari orang muda dan komunitas-komunitas.

Untuk mengakhiri artikel ini, ada sebuah pertanyaan. Sudah punya buku Pak Handry? Saya menyarankan untuk memiliki buku beliau, berjudul #sharing. Kisah inspiratif hingga manajemen dan leadership di bahas di buku tersebut berdasarkan kisah nyata dari pengalaman seorang Handry Satriago. Terima kasih, pak. Saya belajar banyak dari Bapak.

                When I am sharing, I feel alive –Handry Satriago-

 Semoga Bermanfaat.
Salam,
Ewaldo Reis Amaral
Jadwal Pelatihan Corpora Training and Therapy: di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s