Sejak Kecil Kita Telah Dihipnosis…

Sadarkah kita bahwa sejak kecil kita telah dihipnosis? Ya, sejak kecil kita telah dihipnosis oleh orang tua, saudara, kerabat, tetangga, dan masih banyak lagi. Yang menjadi pertanyaan apa bentuk hipnosisnya?

Sejak kecil hingga usai anda sekarang tentu diri kita tak lepas dari orang-orang yang berada di sekitar kita, atau lebih tepat lingkungan kita. Nah, kondisi di mana kita dihipnosis oleh lingkungan kita itu lah yang disebut Environmental Hypnosis. Entah cepat atau lambat kita akan terpengaruh oleh lingkungan kita di mana kita berada. Yuk, kita kembali di masa kecil kita!

Ketika kita masih kecil, otak kita diprogram oleh orang yang benar-benar dekat atau yang mengasuh kita. Saya tidak bilang orang tua, karena banyak juga anak-anak yang dibesarkan bukan bersama orang tuanya. Nah, orang yang benar-benar dekat dengan kita ketika kita kecil ini baik secara sengaja maupun tidak sengaja memprogram otak kita. Pikiran kita dihipnosis oleh mereka.

Apa contohnya? Ada orang tua yang mengatakan kepada anaknya bahwa mencari uang itu sulit, orang kulit hitam itu jelek, hidup kita telah diatur oleh yang di atas, dsb. Ada juga orang tua yang mengatakan kepada anaknya bahwa sebagai manusia kita adalah makhluk sosial jadi harus saling membantu dengan yang lain, kita harus saling toleransi dan tenggang rasa, dsb.

Apa akibatnya? Orang tua yang memprogram anaknya dengan hal-hal yang negatif seperti “kamu anak bodoh“, “kamu tidak bisa matematika“, “kamu tidak akan bisa jadi pengusaha“, “agama X adalah agama yang tidak baik“, bisa dibayangkan bagaimana anaknya ketika besar nanti? Program-program yang telah diinstall oleh orang tua itulah yang akan terekam dengan jelas di pikiran bahwa sadarnya. Hal tersebut bukan hanya berlaku pada orang tua, tapi juga bagi semua orang yang memang berada di lingkungan kita. Ada teman yang mengatakan “dosen itu dosen killer, tidak akan mendapat nilai bagus dari dia“, “aahh, kamu tidak bisa menyanyi“,dsb. Nah program negatif tersebutlah yang terekam di pikiran bawah sadarnya. Bisa dibayangkan bagaimana si anak ketika mendengar temannya mengatakan hal-hal tersebut?

Ada suatu kejadian di mana seorang ibu yang sedang mengajari anaknya berjalan. Ketika si anak sedang latihan, ia terjatuh karena tersenggol meja. Si anak menangis. Ibunya dengan segera mendatangi anaknya dan memukul meja tersebut. Sambil menggendong anaknya, ia berkata  “Dasar meja! Gara-gara kamu anakku jatuh. Cup..cupp. udah ya nak jangan nangis lagi“. Hal tersebut bisa terjadi berulang-ulang kali. Apa yang akan terjadi pada si anak ketika besar nanti? Ya, ia akan mencari kambing hitam ketika ada masalah yang ia alami atau bahkan yang membuat ia jatuh.

Nah, bijaklah kita ketika memang sedang mengalami Environmental Hypnosis. Karena, cepat atau lambat, diri kita akan terpengaruh oleh lingkungan kita.

 

Salam Damai dan Keep Positive,

Ewaldo Reis Amaral

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s