6 Magic Words

Seringkali, lidah kita salah dalam berucap atau berkata-kata.  Bahkan, ada orang-orang yang cenderung memilih untuk tidak berkata-kata karena takut salah. Seringkali hal itu terjadi karena kita tidak tahu bagaimana menghadapi orang yang hendak kita ajak bicara. Pada dasarnya orang senang berbicara tapi bingung mulai darimana.  Di bawah ini ada 6 kata ajaib yang dapat digunakan untuk berbicara:

–  Tolong. Dengan kata “tolong”, orang merasa dihargai, dijadikan sebagai teman/sahabat bukan sebagai bawahan.

Kata TOLONG dapat dipakai ketika kita hendak meminta bantuan orang lain. Seringkali kita melupakan kata-kata ini ketika meminta bantuan dari orang lain. Ketika kata ini terucap dari mulut kita ketika meminta bantuan dari orang lain niscaya orang tersebut akan bersedia membantu kita.

–  Maaf. Ucapkan kata maaf jika ada kesalahpahaman.

Karena kata maaf adalah kata jembatan yang baik untuk menjembatani kesalahpahaman. Ucapkan kata MAAF dengan tulus niscaya permintaan maaf akan diterima.

– Terima kasih. Dengan kata “terima kasih” membuat orang lain merasa dihargai.

Kata TERIMA KASIH sering kita lupakan. Padahal dengan kata ini, orang yang telah membantu kita akan merasa bantuannya diterima dan ketika kita hendak meminta bantuannya lagi niscaya ia akan membantu kembali.

–  Kamu hebat. Kata “kamu hebat” adalah kata pujian yang diharapkan banyak orang.

Semua orang, pada prinsipnya senang menerima pujian. Ucapkan kata-kata ini dengan tulus niscaya orang yang mendengarnya akan terpacu untuk melakukan hal yang lebih baik.

–  I love you. Kata ini adalah kata yang diucapkan untuk memberi kesan bahwa kita bersama dengan dia.

Misalnya : “saya mengasihi kamu, dan saya merasa ada hal yang Tuhan percayakan kepada kamu”, dll. Kepada istri atau suami atau kepada anak-anak bahkan sahabat, kata ini tetap harus diucapkan. Tetapi jangan diucapkan kepada sembarangan orang.

– Apa Kabar. Ucapan kata ini bukan basa-basi, melainkan suatu kata yang sangat baik untuk memulai suatu percakapan. Dengan mengucapkan kata ini niscaya orang yang kita ajak untuk berbicara akan menyambut dengan baik. Terlebih ketika ditambah dengan, “wah sudah lama tak bertemu, ngumpul-ngumpul lagi yuk!”..

Kata-kata tersebut akan menjadi ajaib ketika diucapkan dari hati dengan tulus. Ketika kita berbicara dengan hati, maka output yang dihasilkan niscaya akan baik.

 

Salam Damai,

 

Ewaldo Reis Amaral

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s